Rabu, 26 Juli 2017

Indahnya Kebersamaan Buka Bersama di Selingi Penceramahan Kalbu Islami




Foto buka bersama warga desa Pedada

Kegiatan buka puasa bersama lebih dikenal dengan bukber tampaknya sudah menjadi tradisi pada banyak kalangan. Mulai dari buka bersama keluarga besar, teman, ataupun komunitas tertentu. Kegiatan ini sangat trend sekali di kalangan masyarakat kita. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa pun melakukan acara bukber ini.
Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam memilih tempat pelaksanaan buka puasa bersama ini. Entah itu di restoran, di rumah, di warung, atau bahkan di kantor dan sekolah. Sering kali pula dalam setiap acara buka puasa bersama kita mengundang anak-anak yatim untuk berbagi berkah, amal, kebahagiaan dan kebersamaan. Terkadang pula kita melakukan buka puasa bersama dengan teman lama yang tidak pernah bertemu ataupun jarang bertemu, bisa disebut juga reuni kecil-kecilan di bulan Ramadhan.
Buka puasa bersama bukan sekedar temu kangen dan ketawa-ketawi berhaha-hihi bersama teman, namun lihatlah sebagai momen untuk menyambung tali silaturrahmi dengan banyak orang, baik itu teman lama yang jarang bertemu, keluarga besar yang dekat dan yang jauh, dan orang-orang baru di komunitas baru. Selain sebagai ajang untuk saling mengenal, juga sebagai ajang untuk mengobati rasa rindu setelah sekian lama tidak bertemu dengan mereka. Bahkan silaturrahmi yang sempat terputus pun dapat dijalin lagi dengan adanya kegiatan buka puasa bersama ini.
Bulan suci Ramadhan ialah bulan yang penuh berkah, yang mana umat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama satu bulan penuh. Puasa juga merupakan rukun Islam yang ke empat. Berbuka puasa merupakan hal yang mutlak bagi yang menjalankannya. Sebagaimana firman Allah yang artinya “Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sbagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”. (QS. Al-Baqarah:183)
Berbuka puasa bersama ini baru pertama kali digelar yang bertepatan di Mesjid At-Taqwa Desa Pedada Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas. (29|05|17). Dengan diselingi tausyiah singkat oleh Bapak Sukoco yang mampu membuat kalangan anak-anak menjadi aktif dalam bertanya dan melatih mereka untuk dapat bersosialisasi.
Menurut Bapak Sukoco ''Acara ini akan terus digelar seminggu sekali, agar lebih mempererat tali silaturahmi antarsesama. Diharapkan pula kehadiran Warga agar dapat lebih berantusias akan agenda yang akan dilaksanakan dihari hari selanjutnya''. Tutur Pak Sukoco selaku pelaksana Kegiatan.
Silvia dan kawan-kawan pun berpendapat “kami sangat senang dengan acara ini, apalagi ada tausyiahnya. Kami jadi lebih tau apa makna kebersamaan, dan ilmu yang kami dapatkan juga pengalaman atas materi yang disampaikan dapat meginspirasi dan memotivasi kami sebagai anak muda penerus bangsa”. Tutur Silvia, dkk. Sebagai peserta bukber.

Narasumber:   Sukoco sebagai pelaksana kegiatan,
sivia dan kawan-kawan sebagai peserta, dan
Al Huda, Al-Qur’an Terjemah al-Muhaimin, (Jakarta: Tim Al Huda, 2015), hlm. 29.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dear Sahabat

Aku mengenal yang namanya sahabat sudah dari aku mulai hidup dan terlahir kedunia ini, dan setelah aku mencelangkan mata dan melihat dunia y...